Tampak Coach Susilo saat di Galery combet(Putri/Pojokkampungnews.com)
Pojokkampung, Mojokerto -Beladiri Kickboxing itu gabungan dari “tinju”dan Karate + “tendangan”. Jadi bukan bela diri kuno, tapi olahraga modern hasil pertemuan timur dan barat.Kickboxing lahir karena manusia bosen: “Tinju doang kurang, tendangan doang kurang”. Akhirnya digabung jadi 1. Tujuannya: efektif, enak ditonton, dan bisa jadi olahraga profesional.
Moto Kickboxing”Hitam ya hitam, Putih ya putih. Di ring nggak ada abu-abu”* 💥
Slide 1-Cover
LATIHAN KICKBOXING TIDAK BISA
DISAMARATAKAN
Setiap nomor pertandingan punya kebutuhan berbeda.
Slide 2
Atlet Point Fighting membutuhkan:
Kecepatan reaksi, footwork eksplosif, akurasi, dan
kemampuan masuk-keluar jarak.
Slide 3
Atlet Light Contact membutuhkan:
Kontrol teknik, ritme serangan, kombinasi berkelanjutan, dan penguasaan tempo.
Slide 4
Atlet Kick Light membutuhkan:
Kombinasi tangan-kaki, low kick terkendali, check,dan kemampuan menyerang area atas-bawah.
Slide 5
Atlet Full Contact, Low Kick, dan K-1 Rules : membutuhkan:Power, daya tahan ronde, defense, mental kuat, dan kesiapan menghadapi kontak tinggi.
Slide 6
Latihan yang berat belum tentu tepat.Latihan yang tepat adalah latihan yang sesuai dengan tuntutan pertandingan.
Slide 7 CTA
Pelatih modern harus mampu menyusun latihan yang spesifik, aman, terukur, dan berorientasi
prestasi.
Kickboxing bukan hanya keras. Kickboxing harus cerdas.
Latihan kickboxing tidak cukup hanya “keras”.Setiap nomor pertandingan memiliki karakter yang berbeda, sehingga program latihan juga harus berbeda.
Point Fighting tidak bisa dilatih sama seperti Low Kick.
Musical Forms tidak bisa disamakan dengan K-1
Rules.Light Contact membutuhkan kontrol, sedangkan Full Contact membutuhkan kesiapan menghadapi tekanan kontak.
Pelatih yang baik bukan hanya membuat atlet lelah,tetapi membuat atlet berkembang sesuai
kebutuhan pertandingannya.
Latihan spesifik = latihan yang tepat sasaran.(*)

Average Rating