Sesi foto bersama Ketum Koni Jatim Drs. Muhammad Nabil, M.Si., dan Para Atlet dan Official Kickboxing Jawa Timur di Gedung Koni Jatim(Susilo/Pojokkampungnews.com)
Wartawan : Putri Maharani
Editor : Susilo
Pojokkampung,SURABAYA – Ketua Umum KONI Jawa Timur Drs. Muhammad Nabil, M.Si.,secara resmi melepas kontingen Kickboxing Jawa Timur menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing 2026 di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Rabu (5/11/2026) sore.
Sebanyak 24 atlet dan 8 official akan diberangkatkan untuk berlaga pada 10-14 November 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta. Kejurnas ini menjadi ajang penilaian atlet menuju Kejuaraan Asia di Kamboja.
Dalam sambutannya, Drs. Muhammad Nabil, M.Si.,menegaskan bahwa Jawa Timur harus mempertahankan tradisi sebagai lumbung atlet berprestasi nasional.
“Keberangkatan 24 atlet ini bukan hanya soal mengejar medali, tapi soal pembuktian sistem pembinaan kita. Di era saya, kita tidak hanya berorientasi pada perburuan medali, tapi membangun sistem pembinaan yang modern, berkelanjutan, dan berbasis sport science,” ujar Nabil.
Nabil menambahkan, prestasi Jatim di dua SEA Games terakhir sebagai penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia harus terus dijaga, termasuk dari cabang Kickboxing.
“Atlet Jatim harus tampil dengan 4 pilar sport science: performa, nutrisi, psikologi, dan pemulihan. Saya yakin dengan persiapan yang kompetitif, Kickboxing Jatim bisa berkontribusi besar untuk Tim Indonesia di Kamboja nanti. Jaga nama baik Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kickboxing Jawa Timur Sugeng Wayu Widodo menargetkan juara umum.”Target kita jelas juara umum,” tegas Widodo.
Menurut Widodo, persaingan terberat datang dari tuan rumah DKI Jakarta, namun ia optimistis fighter-fighter Jatim mampu bersaing karena Jatim lebih kompetitif dalam menggelar turnamen.
“Di Jawa Timur itu lebih banyak kompetisi, jadi banyak talenta-talenta baru akan bermunculan yang memperkuat skuat kita,” ujarnya.
Kontingen Kickboxing Jatim dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 9 November 2026 dan akan mengikuti technical meeting pada 10 November 2026.(*)


Average Rating