Tampak pengujung Hotel grand Whiz sarapan pagi diruang terbuka depan kamar hotel(Susilo/Pojokkampungnews.com
Pojokkampung,Mojokerto –Hotel dikawasan pegunungan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menghadirkan konsep sarapan di ruang terbuka sebagai alternatif layanan bagi tamu. Melalui program Stay Picnic Experience, Grand Whiz Hotel Trawas menyajikan hidangan pagi dengan penataan bergaya piknik di taman depan kamar.
Konsep tersebut berbeda dari layanan sarapan hotel yang umumnya berlangsung di restoran atau diantar langsung ke kamar. Tamu dapat menikmati hidangan di area taman dengan suasana alam terbuka tanpa harus meninggalkan lingkungan kamar.

Marketing Communication Grand Whiz Hotel Trawas, Riyya Izza, mengatakan konsep itu dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya berfokus pada kenyamanan fasilitas, tetapi juga suasana dan kebersamaan selama berada di hotel.
“Melalui Stay Picnic Experience, kami ingin menghadirkan pengalaman sederhana yang terasa lebih istimewa. Kami percaya bahwa momen sarapan bukan hanya tentang menikmati hidangan, tetapi juga tentang menciptakan waktu berkualitas, berbagi cerita, dan menikmati suasana alam bersama orang-orang terdekat,” ujar Riyya dalam keterangan tertulis, Kamis 29 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, pihak hotel menyiapkan dekorasi piknik di taman yang berada tepat di depan kamar. Konsep ini ditujukan bagi tamu yang ingin menikmati sarapan bersama pasangan, keluarga, maupun orang-orang terdekat dalam suasana lebih santai.
Meski demikian, layanan tersebut belum tersedia setiap hari. Berdasarkan keterangan pihak hotel, program Stay Picnic Experience hanya berlaku pada hari kerja atau weekday, sehingga penggunaannya menyesuaikan jadwal yang ditetapkan pengelola.
Grand Whiz Hotel Trawas merupakan hotel bintang empat yang berlokasi di Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Hotel ini memiliki 152 kamar dengan lima tipe, yakni Capsule, Superior, Deluxe, Suite, dan Family Suite, serta fasilitas ruang pertemuan, restoran, spa, dan area rekreasi keluarga.
Kehadiran konsep sarapan di ruang terbuka tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan layanan di sektor akomodasi. Namun, sejauh mana konsep semacam ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan bergantung pada kebutuhan tamu, kualitas pelayanan, serta pengalaman yang diperoleh selama menginap.(*)

Average Rating