Baso Juherman Kembali Nakodai Muaythai Jatim,Setelah Terpilih Secara Aklamasi periode 2026-2031

Read Time:3 Minute, 9 Second

 

Tampak Abah Baso (Ft : Kanan) Siap mengningkatkan Prestasi Muaythai Jatim di pentas Nasional(Putri/Pojokkampungnews.com)
Wartawan : Putri Maharari
Editor : Susilo

Pojokkampung, Surabaya –Pengprov Muaythai Jatim mempertahankan dominasi prestasi membutuhkan persiapan lebih matang dan regenerasi atlet berkelanjutan.Untuk menjaga gelar juara umum sekaligus meningkatkan perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028, muaythai Jawa Timur mulai menyusun strategi.

Dilansir dari Surabayaoline.co ,Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Timur, Minggu(1/11/2026).

Ketua Umum KONI Jatim, Dr. Muhammad Nabil, M.Si menegaskan, persiapan harus dimulai sejak dini dengan memaksimalkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai ajang seleksi dan rekrutmen atlet potensial dari kabupaten dan kota.

“Untuk Muaythai, saya sudah menyampaikan kepada teman-teman agar menyukseskan Porprov terlebih dahulu sebagai bagian dari seleksi dan rekrutmen atlet. Setelah itu, mereka harus mulai memikirkan bagaimana mendesain persiapan menuju PON 2028,” ujar Muhammad Nabil.

Nabil berharap, Muaythai Jatim mampu melampaui pencapaian sebelumnya yang menghasilkan enam medali emas. Terlebih, terdapat kemungkinan penambahan nomor pertandingan pada PON 2028 sehingga pengurus perlu memetakan peluang, terutama pada nomor tarung.

“Dari enam emas sebelumnya, mudah-mudahan pada nomor tarung nanti kita bisa mendapatkan lebih banyak medali. Saya berharap keputusan strategis mengenai hal tersebut dapat dirancang dalam forum Musprov ini,” jelas pria kelahiran Probolinggo tersebut.

Sementara itu, Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman, SH, MH kembali dipercaya memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026-2031 setelah memperoleh dukungan 34 pengurus kabupaten dan kota secara aklamasi. Dia berkomitmen membentuk kepengurusan solid yang berorientasi pada peningkatan prestasi dan keberlanjutan pembinaan atlet.

BACA JUGA :   Sebanyak 400 Atlit Karate Mengikuti Kejuaraan Karate Gus Barra Cup I 2023

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus kabupaten dan kota se-Jawa Timur yang telah memberikan dukungan sehingga saya kembali mendapatkan amanah sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jawa Timur pereode 2026-2031. Sebanyak 34 pengurus kabupaten dan kota memberikan dukungan secara aklamasi,” ucap Pak Baso.

Untuk memperkuat skuad menuju PON 2028, Baso akan menerapkan sistem promosi dan degradasi di lingkungan pemusatan latihan daerah (Puslatda). Atlet yang tidak mampu bersaing atau kurang disiplin berpotensi dicoret dan digantikan atlet lain yang memiliki peluang lebih besar menyumbangkan medali emas.

“Target kita tentu kembali menjadi juara umum pada PON 2028 mendatang. Saat ini atlet-atlet Muaythai Jawa Timur hampir setiap bulan mengikuti event, sementara Liga Muaythai yang digelar setiap tiga bulan juga berjalan lancar. Kondisi ini membuat semakin banyak atlet potensial bermunculan,” terang H.Baso.

Ketum Koni Jatim Nabil, mengungkapkan konsistensi prestasi juga harus dijaga melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Babak Kualifikasi (BK) PON. Dia berharap keberhasilan Muaythai menjadi juara umum PON dan beberapa kali meraih gelar serupa di Kejurnas dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada 2027.

“Olahraga itu alat ukurnya prestasi. Di PON (Muaythai) kita juara umum, kemudian Kejurnas juga beberapa kali menjadi juara umum. Mudah-mudahan konsistensi itu bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada 2027, baik melalui Kejurnas maupun Babak Kualifikasi,” ungkap Nabil.

Selain itu H.Baso menambahkan,guna memperkuat komposisi atlet senior, Muaythai Jatim mulai memperluas pembinaan melalui jalur olahraga pelajar. Masuknya Muaythai sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 dinilai menjadi peluang untuk menjaring bibit potensial sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada generasi muda.

“Kami berterima kasih kepada Dispora Jawa Timur dan Ibu Gubernur karena Muaythai bisa masuk sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Popda 2026. Ini merupakan langkah baru dan akan membuat atlet-atlet pelajar mulai melirik Muaythai untuk meraih prestasi lebih baik,” kata Baso.

BACA JUGA :   Adela Kickboxer siswi SMAN 1 Pacet Mojokerto raih medali perunggu di Piala Bupati Tuban 2025

Dia optimistis keikutsertaan Muaythai dalam Popda akan memperbesar basis atlet potensial di provinsi ujung timur Jawa ini. Para pelajar diharapkan termotivasi mengikuti jejak atlet senior yang telah menorehkan prestasi di PON maupun SEA Games.

“Kami yakin bibit-bibit atlet akan semakin banyak. Mereka tentu bisa mencontoh para seniornya yang berhasil menjadi juara PON maupun SEA Games. Prestasi tersebut diharapkan memacu semangat pelajar yang berlatih Muaythai di Jawa Timur untuk meraih pencapaian lebih baik,” pungkasnya.(red*)

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Spread the love

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sajikan Hiburan Horor dan Ragam Kuliner, Grand Whiz Hotel Trawas Bikin Pasar Kliwon