Petugas Inafis dari polres Mojokerto saat melakukan olah tempat kejadian perkara di salah satu ruangan sekolah(Susilo/Pojokkampungnews.com)
Pojokkampung,Mojokerto -Aksi pencurian terjadi di SDN Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Sejumlah perangkat elektronik milik sekolah dilaporkan hilang setelah ruang kantor dibobol pelaku yang diduga beraksi saat kondisi sekolah sepi,pencuri diduga membobol ruangan staf Guru pada rabu dini hari (8/4/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB oleh penjaga sekolah ketika hendak membersihkan halaman. Saat itu, ia melihat meja dan kursi berada di depan pintu kantor dalam posisi tidak biasa. Setelah diperiksa lebih lanjut, pintu kantor diketahui sudah dalam kondisi rusak dan kunci terlepas.
Dwi Kurniawan Kepala Sekolah SDN Simbaringin menjelaskan, bahwa pelaku diperkirakan masuk ke area sekolah antara pukul 00.00 WIB hingga menjelang pagi. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk melalui jendela sebelum membobol pintu dan mengacak-acak lemari penyimpanan barang.

Barang berharga milik sekolah yang hilang antara lain 4 unit chromebook, 3 laptop, 1 notebook, 1 hardisk eksternal dan satu proyektor. Salah satu notebook yang hilang diketahui milik guru dan sebelumnya disimpan di lemari kelas V.
Kerugian yang timbul akibat kejadian tersebut, pihak sekolah kini tengah menghitung Selain itu, hilangnya perangkat elektronik ini juga berdampak pada persiapan pelaksanaan Tes Pelaksanaan akademik yang dalam waktu dekat akan laksanakan.
Kejadian pecurian tersebut oleh pihak sekolah telah dilaporkan ke Polsek Kutorejo,perangkat desa, kecamatan, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, hingga Polres Mojokerto. Petugas bersama tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan menelusuri jejak pelaku.
Sebagai langkah darurat, sekolah berencana berkoordinasi dengan SMP terdekat guna meminjam perangkat laptop untuk mendukung pelaksanaan ujian. Ke depan, pihak sekolah juga akan memasang kamera pengawas (CCTV) sebagai upaya meningkatkan keamanan lingkungan sekolah. (*)

Average Rating