Inilah, Pesan Wabup dr. Rizal pada Peningkatan Kapasitas Kepala Dusun Dalam Rangka Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa

Read Time:1 Minute, 42 Second

 

Tampak Wabup Mojokerto dr. Rizal Oktavian saat memberkan sambutan dan arahan kepada peserta Peningkatan kapasitas Kepala Dusun(Susilo/Pojokkampungnews.com)

Pojokkampung,Mojokerto – Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Oktavian hadir langsung dan membuka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Dusun Dalam Rangka Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/11/2026) di Ballroom Hotel Arayana Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan Kepala Dusun dari dua Kecamatan Sooko dan Kecamatan Kutorejo ini, bertujuan untuk memperkuat peran strategis Kepala Dusun sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat dusun.

Dalam sambutannya, Wabup dr. Rizal menegaskan bahwa pemilihan lokasi kegiatan di kawasan Trawas bukan sekadar untuk penyegaran suasana.

“Kegiatan peningkatan kapasitas ini diselenggarakan di kawasan Trawas bukan sekedar untuk penyegaran suasana tetapi merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berbenah, menguatkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa melalui bimbingan dan pembekalan dari para narasumber,” ujar Wabup dr. Rizal.

Menurutnya, Kepala Dusun memiliki peran yang sangat vital. Tidak hanya membantu Kepala Desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemerintah desa dengan masyarakat.

“Kasun harus paham tupoksi. Harus hadir di tengah warga. Data kependudukan harus valid, keamanan lingkungan harus terjaga, dan pelayanan harus cepat. Jangan sampai masyarakat mengurus surat ke balai dusun tapi kasunnya tidak ada di tempat,” pesan dr. Rizal.

Wabup yang berlatar belakang dokter ini juga menekankan pentingnya integritas dan sinergi. Kepala Dusun diminta untuk menghindari konflik kepentingan, terutama terkait pengelolaan tanah kas desa, bantuan sosial, dan pendataan warga.

BACA JUGA :   Grand Whiz Hotel Trawas Mojokerto Manjakan Tamu Dengan Konsep Yoga Ditepi Kolam Renang

“Pemkab Mojokerto ingin pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani. Mulai dari dusun. Kalau Dusunnya kuat, desanya kuat, kabupatennya pasti kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari DPMD Kabupaten Mojokerto dan Dispenda untuk memberikan materi terkait administrasi pemerintahan desa, pencegahan penyalahgunaan wewenang, dan wawasan kebangsaan serta dari Dispenda memberikan materi terkait pajak Bumi bangunan SPPT PBB.

Kegiatan berlangsung dengan antusias, para Kepala Dusun aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan di lapangan untuk mendapatkan solusi langsung dari para narasumber.(*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Spread the love

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Resmi Jadi Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto,Neng Ita Fokus Konsolidasi Menuju 2029